Dukuh Badran: Makanan Otak
Tampilkan postingan dengan label Makanan Otak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan Otak. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Maret 2020

5 Rekomendasi Vitamin untuk Perkembangan Otak Anak


Pemberian vitamin untuk anak dapat membantu perkembangan otak.

Anak yang cerdas merupakan dambaan setiap orangtua. Pemberian gizi yang baik merupakan faktor fundamental terhadap perkembangan otak anak. Untuk gizi sempurna, anak-anak perlu makanan yang baik. Meski demikian, kadangkala makan saja tidak cukup, anak mama perlu asupan suplemen vitamin. 

Suplemen multivitamin adalah bahan tambahan vitamin yang dikemas dalam bentuk sirup atau tablet. Vitamin yang terkandung di dalamnya dipilih berdasarkan kegunaan untuk berbagai macam tujuan, misalnya untuk menjaga sistem imun tubuh, kesehatan mata, dan juga ada yang khusus untuk mendukung perkembangan otak anak.

Berikut rekomendasi vitamin untuk kecerdasan otak yang baik bagi anak:


1. Appeton Taurine

Appeton Taurine merupakan multivitamin penambah perkembangan intelektual dan visualnya yang berfungsi untuk membangkitkan kecerdasan, sebagai kandungan gizi, nutrisi, dan vitamin yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya sehari-hari.

Tiap 5 ml mengandung: taurin 20mg, vitamin A 5000iu, vitamin D3 400 i.u, vitamin E 10 mg, vitamin B1 2 mg, vitamin B2 1mg, vitamin B6 1 mg, nicotinamide 20mg, vitamin C 30mg, D-panthenol 10mg, methylparaben 0.1 persen.

Vitamin otak ini mengklaim memiliki banyak manfaat dan keunggulan antara lain:

    Membantu penyerapan kalsium yang berguna untuk menambah tinggi dan berat badan anak.
    Kombinasi lysine dan vitamin B kompleks mampu meningkatkan nafsu makan dan metabolisme asupan makanan yang baik.
    Menjaga kondisi tubuh untuk tetap sehat.
    Menunjang tumbuh kembang anak.
    Mencegah kekurangan gizi.
    Mengandung vitamin A, D dan E yang dapat diserap dengan sempurna.
    Tidak mengandung bahan pewarna buatan dan alkohol sehingga aman dikonsumsi.


2. Biolysin Smart

Biolysin Smart dapat dikonsumsi oleh hampir seluruh anak dengan kondisi apapun dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak, konsentrasi dan daya ingat serta membuat anak lebih cerdas.

Biolysin Smart mengandung arachidonic acid, DHA, vitamin A, thiamine, riboflavin, pyridoxine, vitamin C, vitamin D3, panthenol, niacinamide, dan lysine yang merupakan kombinasi sebagai suplemen makanan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dalam tubuh. Arachidonic acid dan DHA baik untuk kecerdasan otak anak. Vitamin A baik untuk kesehatan mata, vitamin D untuk kesehatan tulang dan gigi, dan vitamin C yang baik untuk mempertahankan sistem imun dalam kondisi optimal. 

Biolysin Smart dijual dalam bentuk sirup cair yang mudah dikonsumsi oleh anak dengan varian rasa seperti stroberi, jeruk, dan blackcurrent yang disukai anak.

3. Cerebrofort Gold

Cerebrofort Gold mengandung AA, DHA, EPA, L-glutamic acid, folic acid, biotin, L-lysine HCl, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B12, vitamin A, vitamin D yang merupakan supplemen multivitamin dan nutrisi otak untuk membantu pertumbuhan dan metabolisme.

DHA, AA, EPA, L-glutamic acid, folic acid merupakan zat yang sangat penting untuk membantu meningkatkan perkembangan otak anak sehingga dapat membuat anak menjadi lebih cerdas.

Lysine yang terkandung dalam vitamin ini berperan yang sangat penting dalam membantu pertumbuhan anak. Demikian juga vitamin B kompleks dan biotin memberikan asupan gizi yang cukup kepada anak sehinga metabolismenya tetap terjaga.

Vitamin A bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan mata. Sedangkan vitamin D membantu pertumbuhan tulang maupun juga pertumbuhan gigi anak.

Multivitamin ini juga merupakan suplemen yang membantu memenuhi kebutuhan vitamin dalam tubuh sehingga meningkatkan respon sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit.


4. Scott’s Emulsion

Scott's Emulsion dibuat dari minyak hati ikan kod dan mengandung asam lemak Omega-3 (DHA + EPA), vitamin A, vitamin D, dan kalsium.

DHA membantu otak anak agar berfungsi dengan baik serta mendukung perkembangan otak dan penglihatan normal. Vitamin A dan vitamin D turut mendukung fungsi kekebalan tubuh normal dan memelihara pertumbuhan serta perkembangan yang sehat.

Kalsium bermanfaat untuk pembentukan tulang dan gigi yang kuat. Minyak hati ikan kod memiliki beberapa keunggulan dibandingkan minyak ikan karena merupakan sumber Vitamin A dan D. Selain itu juga membantu mendukung kekebalan, pertumbuhan, dan perkembangan tubuh anak.


5. Vidoran Smart

Vidoran Smart memiliki komposisi  DHA 18 mg, EPA 5 mg, vitamin B1 1.4 mg, vitamin B2 1.6 mg, vitamin B6 2 mg, vitamin B12 3 mcg, vitamin C 60 mg, nicotinamide 9 mg, dexpanthenol 5 mg.

Vitamin ini membantu pertumbuhan dan kemampuan belajar anak. Vidoran Smart diperkaya dengan Omega 3 yang terdiri dari DHA dan EPA untuk membantu dalam meningkatkan kemampuan belajar.

Sedangkan vitamin B kompleks berperan dalam metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak yang bermanfaat untuk perkembangan anak, dan vitamin C berperan dalam peningkatan daya tahan tubuh.

Nah, ini semua rekomendasi vitamin untuk perkembangan otak bagi anak. Selamat memilih :)





Konsumsi Ramuan Ini Setiap Pagi Agar Bantu Anak Lebih Cerdas


Agar anak menjadi pintar, otaknya harus berfungsi dengan baik.

Memelihara otak anak sejak usia dini dapat membuat anak lebih pintar.

Otak dapat berkembang dengan baik jika diberi stimulasi sedini mungkin, lebih baik lagi jika didukung dengan makanan yang bernutris.

Setiap orangtua mungkin mengharapkan anaknya untuk sukses dalam hidup dan tumbuh menjadi anak yang cerdas.

Pasalnya, di era ini teknologi berkembang pesat.

Untuk itu, anak kita penting untuk belajar dengan cepat, menjadi baik dalam studi dan memiliki pengetahuan umum yang baik.

Ketika anak pintar dan mampu memahami hal-hal baik di sekolah, secara alami ia akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan nantinya.
Berbicara mengenai makanan, terdapat makanan yang dapat meningkatkan kekuatan otak anak.

Nah, Anda bisa coba resep makanan yang kaya nutrisi untuk otak ini. 

Ramuan alami untuk meningkatkan kekuatan otak anak ini bekerja dengan sangat baik, bila digunakan secara teratur.

Ramuan ini harus diberikan kepada anak yang berusia di atas 3 tahun.

Menyediakan makanan bernutrisi bagi anak juga bisa menambah daya otak.

Bahan-bahan yang Diperlukan:

1 butir telur yang sudah direbus

4 sendok makan oatmeal 

1 sendok makan bubuk cokelat hitam

Cara membuat:

Rendam oat dalam air hangat sampai lunak.

Taruh oatmeal dalam cangkir dan masukkan bubuk cokelat hitam ke oatmeal, aduk rata.

Masukkan telur rebus yang sudah dipotong-potong. 

Biarkan anak mengonsumsi ramuan ini setiap pagi, saat sarapan, selama 3 bulan.

Kuning telur kaya akan berbagai nutrisi seperti vitamin E dan mineral, yang menyehatkan sel-sel otak seorang anak kecil.

Oatmeal kaya serat dan antioksidan yang dapat menjaga anak tetap energik, serta memperkuat sel-sel otak.

Cokelat hitam menambahkan rasa enak ke dalam campuran dan juga memiliki antioksidan yang baik bagi kesehatan anak.






Sabtu, 14 Maret 2020

4 Latihan Asah Otak Untuk Supaya Tidak Cepat Pikun


Saat sedang membicarakan buku yang baru saja selesai Anda baca, tiba-tiba Anda tidak bisa mengingat judulnya. Atau mungkin, memasuki satu ruangan, tapi Anda tidak ingat untuk apa Anda ke sana.

Familiar dengan skenario di atas?

Pikun dan lupa memang menyebalkan, namun umumnya tidak menjadi prioritas yang harus dikhawatirkan. Otak kita mampu menghasilkan sel-sel baru pada usia berapapun. Tapi, sama halnya dengan kekuatan otot, ingatan yang kuat bergantung pada kesehatan dan vitalitas otak Anda. Pikun dan lupa kebanyakan disebabkan oleh pola makan yang buruk dan kurangnya latihan otak.

Asah otak Anda dengan sistem memori. Sistem memori melibatkan penggunaan visualisasi dan kata kunci, sebuah teknik mental yang Anda gunakan untuk membuat petunjuk visual demi mengingat.

Visualisasi mental yang Anda buat bertindak sebagai lambang yang mewakili fakta dalam ingatan Anda. Alasannya, mata bisa memproyeksikan suatu informasi menjadi sebuah gambar, lebih baik daripada informasi abstrak yang hanya Anda baca atau dengar.

Dipadankan dengan visualisasi, teknik sistem memori dapat menajamkan ingatan terhadap nama, tanggal, informasi acak, definisi, bahkan bahasa asing.

Empat trik asah otak untuk memperkuat daya ingat
1. Kata kunci
Metode kata kunci adalah teknik yang sangat ampuh untuk mengingat definisi dan kosa kata asing. Asosiasikan bunyi pelafalan suatu kata dengan visualisasi lucu atau aneh.

Misalnya, untuk mengingat kata “wiener” (sosis dalam bahasa Jerman), hubungkan dengan kata “winner” (pemenang dalam bahasa Inggris) dan imajinasikan visualisasi mental dari sebuah sosis sapi yang berdiri di atas podium setelah menang balap mobil.

Ketika sesuatu yang aneh, unik, atau luar biasa terjadi, Anda akan cenderung untuk lebih cepat mengingatnya. Itulah alasan mengapa mengimajinasikan sesuatu yang lucu, bahkan hampir tidak mungkin, merupakan kunci utama kesuksesan metode ini.

2. Peg
Anda tentu tidak akan lupa bagaimana menghitung 123 atau melafalkan abjad dari A-Z. Yang menjadi masalah adalah mengaitkan informasi yang ingin Anda ingat dengan sebuah angka atau huruf abstrak (yang sulit untuk divisualisasikan). Sistem peg solusinya.

Sistem peg adalah sebuah teknik patokan untuk Anda mengingat apa yang seharusnya Anda ingat, dengan membuat angka atau huruf abstrak tersebut menjadi nyata.

Misalnya, dengan teknik rima:

1 = Satu = Batu

2 = Dua = Gua

3 = Tiga = Iga, dan seterusnya.

3. Link
Jika Anda sudah menguasai dua metode “visualisasi + kata ganti” di atas, kini tingkatkan kemampuan mengingat Anda dengan metode Link.

Metode link paling baik digunakan untuk mengingat bahan bacaan, termasuk daftar, artikel, puisi, lirik, dan cerita.

Untuk membuat kaitan pertama, asosiasikan dua fakta pertama dengan satu sama lain menggunakan visualisasi mental. Untuk kaitan kedua, gunakan visualisasi mental sebelumnya dan tambahkan fakta ketiga. Begitu seterusnya.

Misalnya kita perlu menghafal tabel unsur kimia, buatlah singkatan-singkatan aneh seperti:

H = Haji

Li = Lina

Na = Naik

K = Kereta

Rb = Ribut

Cs = Calon Suami

Fr = Frustasi

Kemudian, gabungkan fakta-fakta tersebut secara berurutan dan buatlah cerita yang berkaitan. Jadinya: Haji Lina Naik Kereta Ribut, Calon Suaminya Frustasi.

4. Loci
Loci berasal dari bahasa latin yang berarti lokasi atau tempat. Metode loci memanfaatkan kemampuan otak, khususnya di bagian hippocampus, untuk menguatkan ingatan dengan konteks spasial. Metode loci menggabungkan sistem peg dengan visualisasi mental.

Misal Anda akan menghapal Pancasila. Anda tidak hanya diharuskan untuk menghapal semua poinnya, namun juga secara berurutan.

Beberapa orang mengaku tidak bisa membayangkan gambar dalam pikirannya. Tapi, Anda bisa membayangkan letak TV, meja, dan sofa di ruang keluarga Anda, kan?

Visualisasikan rute perjalanan yang familiar dengan Anda, dari kamar tidur ke ruang keluarga tersebut, misalnya. Fokuskan diri Anda untuk benar-benar memahami peta mental tersebut, bayangkan Anda sedang berjalan menyusurinya.

Menggunakan visualisasi mental tersebut, Anda bisa mematok salah satu fitur yang menonjol dari setiap ruangan tersebut dengan satu poin Pancasila. Tempat tidur sebagai sila pertama “Ketuhanan yang Maha Esa”, sofa ruang TV sebagai sila kedua “Kemanusiaan yang adil dan beradab”, dan seterusnya.

Yang penting adalah untuk memastikan setiap fitur penanda tersebut berada dalam urutan yang tepat yang biasa Anda lihat atau lewati setiap harinya. Rute tersebut adalah langkah yang akan memungkinkan Anda untuk mengingat urutan yang tepat dari daftar yang harus Anda ingat. Bahkan, jika Anda bisa memvisualisasikan jalan pulangnya, Anda pun akan bisa mengingat Pancasila dalam urutan terbalik!

Dua hal yang membantu mempertajam ingatan
Baik jika Anda seorang siswa yang sedang giat belajar menghadapi ujian akhir, atau Anda seseorang yang dituntut selalu mengeluarkan ide-ide kreatif di kantor, atau hanya ingin menjaga fungsi kognitif agar tetap tajam terpercaya, banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengasah performa ingatan dan mental Anda. Selalu ingat dua hal ini untuk melatih ingatan Anda semakin tajam:

Fokus. Anda tidak akan bisa mengingat sesuatu dengan baik jika Anda tidak pernah mempelajarinya, dan Anda tidak akan bisa mempelajari sesuatu dengan baik jika Anda tidak fokus. Hanya 8 detik waktu yang diperlukan untuk memproses suatu informasi baru dan menancapkannya dalam memori Anda, jika Anda mampu untuk berkonsentrasi penuh. Tips: cari tempat sepi dan ucapkan kalimat yang perlu Anda hapalkan dalam ritme yang mudah diingat.
Tulis. Akan lebih mudah untuk Anda mengingat sesuatu dalam jangka panjang jika Anda menulisnya. Menulis informasi baru dapat meningkatkan daya ingat dibanding dengan mendengarkan saja tanpa lakukan apapun. Pastikan Anda menulis janji temu/nama dan nomor telepon/daftar belanjaan dalam jurnal atau catatan kecil dan baca informasi tersebut keras-keras, dua kali.




10 Makanan yang Mampu Memperkuat Memori Di Kepala


Otak merupakan bagian tubuh terpenting karena fungsi vital tubuh, seperti bernapas, memonitor tekanan darah, hingga pelepasan hormon dikendalikan melalui otak. Namun sayangnya, otak Anda ternyata tidak bisa melawan proses alamiah tubuh manusia, yaitu proses penuaan. Terlebih, semakin bertambah usia Anda, maka akan semakin menurun kemampuan otak.

Salah satu penyakit yang sering dialami seseorang karena faktor usia adalah Alzheimer yang merupakan kondisi kelainan yang ditandai dengan penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku pada penderita akibat gangguan di dalam otak yang sifatnya progresif atau perlahan-lahan.

Kabar baiknya adalah National Institutes of Health telah menemukan bukti bahwa makanan, diet, atau gaya hidup dapat mencegah penyakit Alzheimer.

Oleh karena itu, berikut adalah makanan yang dapat mempertajam otak untuk mencegah terjadinya penurunan daya ingat akibat faktor usia:

1. Blueberry
Blueberry mengandung antioksidan yang dapat berfungsi dalam melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan otak. Buah ini juga dapat berfungsi dalam meningkatkan memori otak, serta menghentikan perlambatan fungsi motorik, keseimbangan dan koordinasi. Bahkan, studi terbaru menemukan bahwa blueberry, stroberi, dan buah acai dapat membantu Anda dalam mencegah dan memperlambat penurunan fungsi kognitif akibat faktor usia.

2. Kopi
Tanpa Anda sadari, kopi telah terbukti dalam meningkatkan memori otak. Bahkan, konsumsi kopi dalam jangka waktu yang panjang telah dikaitkan dengan penurunan risiko Alzheimer. Namun yang perlu menjadi catatan adalah, konsumsi kopi akan baik untuk otak Anda asalkan Anda tidak meminumnya secara berlebihan, dan tidak memakai gula.

3. Kacang tanah dan selai kacang
Meskipun keduanya tinggi lemak, kacang tanah dan selai kacang termasuk dalam sumber makanan yang mengandung lemak sehat, terlebih di dalamnya terdapat kandungan vitamin E yang dapat mencegah kehilangan memori. Kedua makanan tersebut dapat membantu menjaga jantung dan otak Anda agar tetap sehat dan berfungsi dengan optimal. Jangan lupa pilih selai kacang tanpa gula, ya.

4. Ikan
Salmon, mackerel, tuna, dan ikan lainnya ternyata kaya akan asam lemak omega-3 yang dapat mempertajam memori, dan juga asam docosahexaenoic (DHA) yang sangat penting untuk fungsi normal dari neuron.

5. Alpukat
Salah satu buah yang mengandung lemak sehat adalah alpukat. Selain itu, alpukat juga dapat membantu aliran darah berjalan lancar sampai ke otak, mengurangi tekanan darah tinggi dan membantu jantung tetap sehat. Sebuah studi juga telah menemukan bahwa makanan yang kaya akan vitamin E, termasuk alpukat dapat menurunkan risiko terkena Alzheimer.

6. Biji-bijian
Biji-bijian, termasuk biji bunga matahari, mengandung vitamin E yang dapat meningkatkan kinerja otak. Selain itu, biji rami dan labu biji labu mengandung zinc, yang membantu Anda berpikir jernih dan meningkatkan memori otak.

7. Sayuran berdaun hijau tua
Bayam dan brokoli merupakan sumber vitamin E dan asam folat yang baik untuk dikonsumsi dalam meningkatkan memori otak. Namun meskipun asam folat baik untuk dikonsumsi, Anda perlu menurunkan kadar asam amino yang dikenal sebagai homosistein dalam darah karena tingginya kadar homosistein dapat memicu kematian sel-sel saraf di otak, tetapi asam folat membantu memecah kadar homosistein. Selain itu, tingkat homosistein yang tinggi juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

8. Apel
Sering kali, ketika Anda makan apel, Anda akan mengupas kulitnya terlebih dahulu baru memakan daging buahnya. Padahal, kulit apel kaya akan quercetin dan antioksidan yang dapat berperan dalam mengurangi risiko terjadinya Alzheimer. Terlebih, apel merah yang sering Anda konsumsi juga mengandung anthosianin, jenis antioksidan lain yang dapat meningkatkan memori otak.

9. Bawang
Bahan makanan lain yang juga mengandung antyosianin dan quercetin adalah bawang merah, sementara bawang putih dan bombay hanya mengandung quercetin.

10. Cokelat
Selain enak untuk dikonsumsi, coklat ternyata juga dapat meningkatkan memori otak Anda karena kandungan antioksidan didalamnya.

Jangan lupa olahraga
Namun, hal yang perlu Anda ingat adalah meskipun Anda sudah mengkonsumsi makanan yang sehat dan dapat meningkatkan memori otak; Anda tetap perlu untuk berolahraga. Karena berdasarkan sebuah studi, olahraga juga dapat membantu Anda dalam mencegah Alzheimer dan dapat membantu dalam memertajam fungsi otak Anda.

4 Suplemen untuk Otak yang Dapat Meningkatkan Daya Ingat


Asupan nutrisi yang tepat memang berperan penting untuk kesehatan otak. Sayangnya, tidak semua orang mampu memenuhi kebutuhan nutrisinya hanya dari makanan yang ia konsumsi sehari-hari. Beberapa orang mungkin memerlukan asupan nutrisi tambahan dari suplemen. Jika Anda salah satunya, berikut ini beberapa pilihan suplemen untuk otak yang bisa Anda konsumsi sehari-hari. Akan tetapi, pastikan Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen di bawah ini.

Berbagai pilihan suplemen untuk otak yang bisa Anda konsumsi
1. Vitamin B12
Para ilmuwan telah lama meneliti hubungan antara rendahnya tingkat vitamin B12 (cobalamin) dan daya ingat. Vitamin B12 berperan dalam pembentukan mielin, yaitu zat lemak yang melapisi dan melindungi serabut saraf di otak dan sumsum tulang belakang.

Menurut seorang ahli di Mayo Clinic, asupan B12 yang cukup dalam menu makan Anda dapat membantu melindungi otak dari kerusakan saraf, meningkatkan daya ingat, serta mengurangi risiko penurunan fungsi mental.

2. Vitamin E
Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa vitamin E dapat bermanfaat bagi pikiran dan memori pada orang lanjut usia. Meskipun vitamin E tampaknya tidak mengurangi risiko penyakit Alzheimer, vitamin ini dipercaya mampu memperlambat perkembangan penyakit ini.

Namun, Anda harus hati-hati ketika mengonsumsi suplemen untuk otak ini. Pasalnya, mengonsumsi lebih dari 1.000 IU vitamin E per hari sangat berisiko bagi orang-orang dengan penyakit jantung, terutama bagi mereka yang sedang dalam pengobatan pengencer darah. Vitamin E dosis tinggi juga meningkatkan risiko kanker prostat.

Itu sebabnya, pastikan Anda selalu berkonsultasi ke dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen ini.

3. Asam lemak omega-3
Asam lemak omega-3 merupakan salah satu nutrisi penting untuk perkembangan otak. Studi menunjukkan bahwa asupan asam lemak omega-3 yang lebih tinggi dari makanan seperti ikan dan minyak sayur bisa membantu menangkal Alzheimer.

Studi lain juga menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen minyak ikan lebih aman dari pelemahan (atrofi) otak dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi minyak ikan.

4. Acetyl-L-carnitine
Beberapa studi menunjukkan bahwa sintesis dari asam amino carnitine ini bisa membantu pasien Alzheimer dengan gangguan ingatan. Suplemen ini bisa memberikan manfaat lebih besar bagi orang yang mengalami Alzheimer di usia yang cenderung muda, atau yang laju perkembangan Alzheimernya sangat cepat.

Bagi beberapa orang, suplemen memang mampu memenuhi asupan nutrisi dan vitamin yang tidak mereka dapatkan dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Namun, pastikan Anda selalu berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen. Ini supaya Anda mendapatkan dosis asupan harian yang aman dan sesuai dengan kebutuhan Anda.


Cara terbaik lainnya untuk meningkatkan daya ingat Anda
Sebenarnya, ada beberapa cara lain yang menjadi kunci penting untuk meningkatkan daya ingat dan fungsi kognitif otak Anda, yaitu:

1. Memerhatikan asupan nutrisi
Makanan berperan penting untuk menjaga kesehatan, termasuk otak Anda. Bahkan apa yang Anda konsumsi juga akan memengaruhi suasana hati, energi otak, daya ingat, serta kemampuan tubuh dalam menghadapi stres.

Memenuhi kebutuhan glukosa dan karbohidrat kompleks akan menyediakan energi yang cukup bagi otak untuk melakukan fungsinya. Beberapa makanan yang baik untuk otak di antaranya ikan, sayuran berdaun hijau gelap, buah segar, gandum utuh, dan lain sebagainya.

2. Olahraga teratur
Olahraga dan aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat memengaruhi fungsi kognitif seseorang. Dengan beraktivitas fisik, otak akan bekerja secara optimal untuk menghasilkan protein brain-derived neurotrophic factor (BDNF) yang membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan mencegah kerusakan sel otak.

3. Tidur yang cukup
Tidur merupakan cara terbaik untuk mengistirahatkan otak. Pasalnya, kurang tidur dapat menurunkan fungsi otak untuk berpikir dan memproses informasi. Memenuhi kebutuhan tidur sekitar 7 jam setiap malam akan menyediakan energi yang lebih banyak untuk otak sehingga otak pun lebih mudah berkonsentrasi.

4. Mengelola stres
Stres berkepanjangan akan meningkatkan kadar hormon kortisol. Akibatnya, hal tersebut bisa menurunkan fungsi otak, membuat Anda mengalami gangguan mood, dan mengalami kesulitan belajar. Nah, yoga dan meditasi akan membantu Anda untuk mengelola stres. Dengan begitu hormon kortisol tidak akan meningkat secara terus menerus.

7 Aktifitas yang bisa dilakukan Untuk Meningkatkan Fungsi Otak


Bagaimana cara kerja fungsi kognitif otak?
Otak terdiri dari dua bagian; otak besar (cerebrum) dan otak kecil (cerebellum) yang masing-masing berfungsi untuk memproses stimulus. Otak akan benar-benar bekerja dan mengalami peningkatan fungsi jika semua bagian otak ikut memproses stimulus.  Hal ini hanya akan terjadi saat kita melakukan kegiatan yang mendorong untuk aktif bergerak, mencari, dan mempelajari hal baru secara tiga dimensi di dunia nyata. Bermain suatu permainan di depan layar untuk “mengasah otak” mungkin akan memberikan sedikit efek postif, namun tidak akan membantu meningkatkan fungsi otak.

Fungsi kognitif adalah faktor penting dalam menentukan kualitas kehidupan seseorang. Pada kenyataannya, kemampuan kognitif atau kemampuan untuk berpikir yang optimal tidak hanya dibutuhkan oleh individu yang berusia muda, tetapi sepanjang usia. Bahkan pada lansia, kemampuan berpikir akan menentukan tingkat ketergantungannya terhadap pertolongan orang lain.

Apa akibatnya jika kita tidak memelihara fungsi kognitif otak?
Otak merupakan organ terpenting dari tubuh kita karena berbagai fungsi tubuh dikendalikan oleh otak. Fungsi kognitif sangat bergantung pada kesehatan otak yang ditandai dengan kemampuan otak dalam memproses berbagai stimulus dari lingkungan sekitar, di antaranya untuk mempelajari hal-hal baru, mengikuti intuisi, melakukan penilaian, kemampuan berbahasa, dan kemampuan mengingat.

Kemampuan otak dapat menurun apabila jarang menerima dan memproses stimulus, atau dengan kata lain jika kita jarang menggunakan otak untuk berpikir. Fungsi otak akan menurun jika jarang memproses stimulus, terlebih lagi jika tidak digunakan berpikir secara optimal, karena dapat menyebabkan penurunan fungsi seiring berjalannya usia.


Beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan fungsi kognitif otak 
Kebiasaan kita akan menentukan seberapa besar kinerja otak dan menentukan apakah dapat meningkatkan fungsi kognitif otak. Berikut beberapa rutinitas harian yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan fungsi kognitif otak:

1. Beraktivitas fisik
Saat beraktivitas fisik, terjadi beberapa mekanisme yang dapat mempengaruhi fungsi kognitif seseorang. Dengan beraktivitas fisik, otak akan bekerja secara optimal dengan menghasilkan protein brain-derived neurotrophic factor (BDNF) yang membantu meningkatkan aliran darah ke otak. Hal ini akan mencegah kerusakan sel otak sehingga dapat mencegah terjadinya stroke dan membantu dalam pembentukan sel otak yang baru. Dengan demikian, fungsi otak akan meningkat dan menjaga kemampuan mengingat otak. Hal sudah didukung oleh suatu penelitian yang menunjukan anak yang aktif beraktivitas fisik akan memiliki kemampuan akademik yang lebih baik.

2. Mengatur pola makan dan asupan nutrisi
Otak merupakan organ yang membutuhkan energi paling banyak untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Sekitar 20% energi tubuh akan dihabiskan oleh otak untuk melakukan pekerjaan besar. Memenuhi kebutuhan glukosa dan karbohidrat akan menyediakan energi yang cukup bagi otak untuk melakukan fungsinya. Jenis karbohidrat kompleks akan lebih baik dikonsumsi karena akan menghasilkan energi yang lebih tahan lama.

Beberapa nutrisi yang memberi efek positif terhadap fungsi kognitif otak di antaranya:

Vitamin – jenis vitamin B12 dan vitamin D dapat mempengaruhi fungsi dan perkembangan saraf pusat. Kekurangan kedua vitamin ini akan meningkatkan risiko untuk kehilangan ingatan dan penurunan kemampuan berpikir.

Zat besi – jenis mineral ini membantu darah mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh termasuk ke otak. Defisiensi zat besi akan lebih berisiko dialami perempuan yang mengalami menstruasi atau ibu yang sedang hamil.

Docosahexaenoic acid (DHA) – merupakan bagian dari omega-3 yang berperan sebagai bahan pembentuk otak esensial  karena tubuh kita tidak dapat memproduksinya sendiri.  Asupan DHA atau omega-3 yang cukup akan membantu memperlambat penurunan fungsi otak yang biasanya terjadi seiring bertambahnya usia.

Antioksidan – merupakan senyawa yang berfungsi mencegah kerusakan sel tubuh, termasuk di antaranya kerusakan sel otak.

3. Berpartisipasi dalam kegiatan yang memicu kreativitas
Kegiatan seperti berkarya dalam bidang sastra, seni rupa, maupun seni musik akan melatih otak untuk memproses berbagai informasi. Misalnya, dengan berkarya di bidang seni rupa akan mendorong otak untuk membuat visualisasi dan mewujudkannya, kegiatan menulis atau membaca akan membantu seseorang dalam membangun prespektif terhadap sesuatu dan menuangkannya dalam tulisan, sedangkan bermain musik akan meningkatkan kemampuan komunikasi antar bagian otak kiri dan otak kanan. Bahkan suatu penelitian menunjukan anak yang aktif dalam kegiatan seni berpeluang untuk memulai bisnis pada saat usia dewasa.

4. Mempelajari berbagai hal baru
Dengan terus belajar, kita akan terbuka terhadap pengalaman dan hal baru yang merupakan pertanda bahwa otak kita terus aktif memproses informasi. Fungsi kognitif akan terus meningkat karena memproses informasi yang baru akan meningkatkan ukuran dan struktur neuron dan koneksi antara neuron yang terus berkembang seiring dengan Anda terus belajar. Otak yang aktif akan mengurangi keparahan dari gangguan kognitif yang sulit dicegah seperti Alzheimer, dan meningkatkan ketahanan fungsi kognitif.

5. Mendapatkan waktu tidur yang cukup
Otak memerlukan istirahat untuk menyimpan serta memproses ingatan dan hal yang sudah dipelajari dengan baik. Tidur adalah salah satu cara terbaik untuk mengistirahatkan otak. Kekurangan waktu tidur akan menurunkan fungsi otak untuk berpikir dan memproses informasi. Tidur yang cukup (sekitar 7 jam) akan menyediakan energi yang lebih banyak untuk otak sehingga dapat membantu otak untuk berkonsentrasi.

6. Tetap menjalin koneksi sosial
Bersosialisasi dapat mencegah seseorang merasa depresi dan kesepian, kedua hal ini adalah pemicu penurunan fungsi kognitif otak. Merasa terisolasi dari lingkungan sosial juga akan menimbulkan efek buruk bagi kesehatan. Kedua faktor ini akan berinteraksi satu sama lain sehingga meningkatkan produksi hormon stres yang pada akhirnya mengganggu fungsi kognitif otak. Menjalin koneksi sebanyak-banyaknya dan lebih banyak bergaul akan mengurangi risiko Anda untuk mengalami penurunan fungsi kognitif.

7. Mengatur stress
Pemicu stress dari lingkungan sekitar akan dengan mudah meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh. Hal ini dapat disebabkan karena otak memproses pikiran yang terus menerus menimbulkan kecemasan. Jika Anda mengalami stress dalam waktu yang lama, kemungkinan kadar hormon kortisol akan cenderung konstan atau bahkan meningkat, hal ini akan menurunkan fungsi otak, membuat Anda mengalami gangguan mood, dan mengalami kesulitan dalam belajar. Beberapa kegiatan seperti yoga dan meditasi akan membantu Anda untuk menghilangkan stres sementara waktu, dengan begitu hormon kortisol tidak akan meningkat secara terus menerus.