Dukuh Badran: Teknologi
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Maret 2020

NEKAT!!! Warga Dukuh Badran Desa Ponowaren Membuat Semprotan Disinfektan Otomatis di Jalan Masuk Utama


Terinspirasi daerah lain di youtube, Pak RW dan Pak RT bersama warga Dukuh Badran Desa Ponowaren berinisiatif ikut membuat semprotan disinfektan otomatis dijalan masuk pintu utama. 

Tujuan penyemprotan otomatis ini adalah sebagai upaya pencegahan dari masuknya Virus Corona dari orang yang keluar masuk ke Dukuh Badran Desa Ponowaren.



Rencana pembuatan berada di dua titik pintu masuk utama, yaitu sebelah utara di dekat jembatan dan sebelah selatan ujung barat.

Untuk percobaan pembuatan pertama di lokasi utara yaitu dekat jembatan. Percobaan ini telah berjalan dan dapat dirasakan langsung oleh warga Dukuh Badran Desa Ponowaren dan orang lain yang hendak lewat di jalan itu.


Pembuatan semprot otomatis ini juga sudah mendapat perhatian dari pemerintah Desa Ponowaren dan dari warga sekitar Dukuh Badran seperti Desa Majasto dan Desa Tangkisan bahwa ini baik dan bisa lebih efisien. 

Semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi.



Kamis, 05 Maret 2020

WhatsApp Sekarang Sudah Bisa Modus Gelap (Tidak Silau) untuk Android & iPhone, Simak Cara Berikut !!!


WhatsApp menjelaskan fitur ini dirancang untuk mengurangi ketegangan mata di lingkungan dengan cahaya rendah. WhatsApp harap fitur ini dapat membantu mencegah situasi yang tidak nyaman ketika ponsel Anda menerangi ruangan.



Pertama, Keterbacaan: Ketika memilih warna, WhatsApp ingin meminimalkan kelelahan mata dan menggunakan warna yang lebih mendekati default sistem pada iPhone dan Android.

Kedua, Hierarki Informasi: WhatsApp ingin membantu pengguna agar dapat dengan mudah memusatkan perhatian mereka pada setiap layar. Pihaknya melakukan hal ini dengan menggunakan warna dan elemen desain untuk memastikan informasi yang paling penting terlihat mencolok.


 WhatsApp akhirnya merilis fitur dark mode bagi Android dan iOS iPhone. Hal ini diumumkan langsung di blog resmi perusahaan. Simak ini cara mengaktifkannya.

Namun untuk bisa menikmati fitur ini pengguna terlebih dahulu mengupdate (mutakhirkan) aplikasi WhatsApp ke versi terbaru di Android dan iPhone.

"Kami sangat senang dapat merilis pembaruan WhatsApp dengan fitur yang paling banyak diminta oleh pengguna di mana pun mereka berada, yaitu dark mode. Dark Mode untuk WhatsApp menawarkan tampilan baru pada pengalaman yang familier," ujar WhatsApp dalam rilisnya.


Asal tahu saja, fitur dark mode ( Modus Gelap) sudah diujicobakan sejak tahun lalu. WhatsApp pun menjelaskan kenapa lama meluncurkan fitur ini. Ternyata adalah lamanya peluncuran fitur ini karena tim WhatsApp meluangkan waktu untuk melakukan penelitian dan eksperimen dengan berfokus pada dua area.

Melansir blog WhatsApp, Rabu (4/3/2020), WhatsApp mengungkapkan pengguna Android 10 dan iOS 13 dapat mengaktifkan fitur dark mode di pengaturan (setting) sistem. Adapun pengguna Android 9 atau yang lebih lama dapat mengaksesnya dengan membuka Setting > Chat > Theme (tema) > pilih dark.

Selasa, 03 Maret 2020

Kalian Vapers Perlu Tahu!!


Halo vapers, apa kabar kalian semua?

Smoga sehat selalu ya.
Kali ini AVI mau share fakta hubungan vape dengan beberapa virus dan bakteri, berdasarkan hasil penelitian.

Ternyata, propylene glycol yang menjadi bahan utama dari e-liquid dapat membunuh banyak bentuk bakteri di udara, termasuk pneumokokus, streptokokus, stafilokokus, dan bahkan virus influenza.

Ternyata penelitian ini sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu loh.

Untuk jurnal dan beritanya bisa di cek di link berikut:

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2135415/

https://www.electroniccigarettesreviews.net/blog/scientist-discovers-inhaled-propylene-glycol-kills-flu-virus/

https://www.semanticscholar.org/paper/THE-BACTERICIDAL-ACTION-OF-PROPYLENE-GLYCOL-VAPOR-I-Robertson-Bigg/48e87e6c54a5523908e39faa6e6a81f834bac06a

#asosiasivaperindonesia # avinews #vapeindonesia #SayaPilihVape

Xiaomi Meluncurkan Redmi Note 9 dan Note 9 Pro Dengan 4 Kamera Belakang

Jika melihat tagar di postingan Xiaomi India, yakni #ProCamerasMaxPerformance, kedua ponsel nampaknya bakal memiliki keunggulan di sektor kamera. Meski besar sensor resolusinya masih menjadi misteri, namun jumlah kamera pada Redmi Note 9 series kemungkinan akan sama persis dengan Redmi Note 8 series.

Pasalnya, gambar poster yang tercantum pada unggahan di atas menampilkan modul persegi yang diletakkan tepat di tengah angka "9". Modul tersebut tampak menampung empat kamera belakang yang tersusun secara simetris. Terlepas dari itu, informasi lebih rinci soal spesifikasi Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro masih disimpan rapat-rapat oleh Xiaomi.  Namun, menurut rumor, sektor hardware Redmi Note 9 series, entah versi "reguler" atau "Pro", bakal digenjot oleh chipset Snapdragon 720G, berikut RAM dengan kapasitas 8 GB,. Disebutkan pula bahwa Redmi Note 9 series memiliki sejumlah konektor standar yang tersemat di bagian bingkai bawahnya, seperti audio jack 3,5 mm, port USB Type-C, serta lubang speaker.

Xiaomi Redmi Note 8 dan Redmi Note 8 Pro dirilis pada Agustus 2019 lalu di China, dan masuk ke pasar Indonesia dua bulan kemudian, atau Oktober 2019. Kini, Xiaomi langsung tancap gas mempersiapkan suksesor dari kedua perangkat tersebut, yaitu Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro. Keduanya merupakan ponsel kelas menengah Xiaomi yang bakal meluncur dalam waktu dekat. Menurut keterangan resmi yang diunggah akun Twitter Redmi India dan Vice President Redmi India, Manu Kumar Jain di jejaring sosial Twitter, kedua ponsel tersebut rencananya bakal diluncurkan pada 12 Maret di India.

 Mengingat rumornya masih sedikit, bukan tidak mungkin jika sejumlah pihak membocorkan desain, spesifikasi, bahkan harga Redmi Note 9 series menjelang peluncurannya minggu depan. Kita nantikan saja.